[Freelance] IX-A’s Story Chapter 4

 

Image

 

[FREELANCE] IX-A’s STORY

Title: IX-A’s Story

Length : Multichapter

Author : Kwon Yuyoung~

Rating : PG-11

Genre : School life, Friendship, Fantasy, Fluff

Cast : Lee Sunny (SNSD), Kim Hyoyeon (SNSD), Stephanie Hwang (SNSD), Kim Jongdae (EXO-M), Kim Jongin (EXO-K)

Other cast : *look by yourself*

A/Note : publish ff baru. Semoga sukaaa ^o^ enjoy it nde … 😀

.

.

.

.

Author’s Pov

 

Semua bingung dengan perkataan Minji.

“apa maksudmu?!” sergah Seohyun cepat.

“Tidak usah kaget, anak-anak bodoh. Jeans dan kaos? Pasti kalian dari abad 21, kan” seru Minji jengkel.

“Astaga, dia tahu!” bisik Chanyeol.

“Dasar, memangnya aku tidak tahu apa?” geram Minji.

“Kok kamu bisa tahu kita dari abad 21? Kamu stalker, yaa?!” teriak Chanyeol tiba-tiba.

“dasar pabo, aku ini Minzy! Hey, aku Minzy!”

Semua terpaku. Dia adalah Minzy, sunbae mereka di sekolah.

“Aigoo, jadi-jadi” kata Tiffany tergagap-gagap.

“Ya Stephanie Hwang , aku Minzy tau. Aku juga bosan tinggal disini. Yuk , kajja kita pergi. Gong Ahjumma sudah tidak waras. Aku diharuskan memakai sepatu kayu menyebalkan dan hanbok kaku seperti papan. INI SEMUA GILA!” teriak Minji – eh Minzy tiba-tiba.

“Minzy sunbae, Minzy sunbae mengapa terjebak di tahun 1897?” tanya Hyoyeon.

“Aish, aku hanya membaca buku di perpustakaan jalan Myeongdong. Lalu buku itu bercahaya. Lalu aku masuk kedalam dan dijadikan anak angkat. Pasti semua teman sekelasku bingung dan heran. Aku sudah tidak masuk seminggu …” kata Minzy.

“Aigo, kajja kita pergi! Yoona, mana bukunya?” tanya Sunny.

“sunny-ya, itulah masalahnya, bukunya terjatuh saat kami terlempar. barangkali bukunya sudah hilang di rawa,” jawab Yoona kesal.

“Ish! Makin rumit saja keadaan, masa kita tinggal di abad tanpa internet, video game, atau sedikit saja music pop! Minzy sunbae, ada tape player tidak? Atau radio!” keluh Suho.

“hei hoobae, jangan mengeluh begitu. Kau ini ada-ada saja. Belum ada alat seperti itu. Ada juga piringan hitam berkarat yang isinya membosankan” jawab Minzy.

“Mainkan saja!” jawab Suho lelah.

Minzy menyetel dengan cepat. Music pun menjadi klasik. Dalam sekejap beberapa anak tidur.

“Haish, sungguh tidak berguna” Minzy mematikan piringan hitam itu. “yasudah kalian tidur saja dulu disini. Aku akan mencari buku ajaib itu di rawa.”

“Good luck, Minzy sunbae,” seru Kyuhyun.

“Thanks.”

~

“Hoaaaahmmm… pasti tadi aku mimpi. Eommaaa! Mana air hangatnya? Aku nanti telaaat!”

“Hush , shut up your mouth ,Chanyeol-aa!”

PLAK , bunyi jitakan tangan Tiffany ke kepala Chanyeol yang tingginya sangat tidak normal untuk anak SMA.

Chanyeol memadang Tiffany bingung. “Heh nona bawel , ngapain kau dirumahku?”

“Hello? Ini rumah Gong ahjumma, hey wake up!” Tiffany mencubit lengan Chanyeol.

“Haish…” Chanyeol pun terduduk . Semua anak tidur kecuali Chanyeol, Tiffany, Sunny, dan Sera.

“Aku ingin pulaaang,” rintih Sunny.

Tiba-tiba Minzy masuk kedalam.

“Sunbae! Bagaimana, ada tidak bukunya?!” Chanyeol langsung membulatkan matanya.

“Bukunya…

.

.

.

…tidak ada!”

 

TBC

 

Mian gaje, RCL yaaa ^^